All times are UTC + 7 hours





Post new topic This topic is locked, you cannot edit posts or make further replies.  [ 27 posts ]  Go to page 1, 2  Next
  Print view

Flu Burung
Author Message
PostPosted: 27 Apr 2008 11:05 
Ketua RW Virtual
Ketua RW Virtual
User avatar
Offline

Joined:20 Apr 2008 08:18
Posts:258
Location: Purwodadi
Ada yang punya uneg-uneg tentang penyakit FLU BURUNG? Mari kita saling tukar pendapat disini.


Top
 Profile  
 

PostPosted: 27 Apr 2008 18:59 
Ketua RW Virtual
Ketua RW Virtual
User avatar
Offline

Joined:13 Dec 2005 13:42
Posts:262
Location: back to jkt
sejak awal virus flu burung memang sudah masuk grobogan, waktu awal2 dulu banyak peternak ayam petelur (terutama yang petelur, coz yg broiler cuman idup 3 bulan trus dimasak) di grobogan yang rugi gara2 ayamnya banyak yang mati (termasuk maskuw dewe). Cuman, ga ada yang sampai menular ke manusia. moga2 aja sampai kapanpun ga ada....

--pastinya ibu "vet" yang lebih tahu nie.....


Top
 Profile  
 

PostPosted: 27 Apr 2008 22:12 
Ketua RT Virtual
Ketua RT Virtual
User avatar
Offline

Joined:07 Apr 2008 01:45
Posts:181
Location: Jogja-Purwodadi
Klu di tempat saya daerah kec. Klambu saya belumpernah dengar da suspect flu burung disana...(pa aq ja ya yg kurang berita dsana..maklum jrg di rumah), mohon kasih tahu ya klu2 daerah ni jadi endemik...

_________________
www.theonline-business.com
www.thetrueliving.com


Top
 Profile  
 

PostPosted: 29 Apr 2008 18:18 
Ketua RW Virtual
Ketua RW Virtual
User avatar
Offline

Joined:20 Apr 2008 08:18
Posts:258
Location: Purwodadi
Dari berita2 yang telah saya baca, di grobogan telah ada 5 pasien suspect flu burung, 1 diantaranya meninggal dunia (positif flu burung). Yaitu warga ringinharjo kec. Gubug. Trus warga grobogan juga ada yang mati positif flu burung, tapi meninggalnya di jakarta. Yaitu warga desa lemah putih Brati. Di klambu, desa selojari dan desa penganten sudah ada ayam yang mati positif flu burung. Saya percaya hampir seluruh desa di grobogan ini sudah pernah mengalami kematian unggas akibat flu burung, tapi memang b Nyak yang enggan ljapos


Top
 Profile  
 

PostPosted: 29 Apr 2008 18:33 
Ketua RT Virtual
Ketua RT Virtual
User avatar
Offline

Joined:07 Apr 2008 01:45
Posts:181
Location: Jogja-Purwodadi
waduh..tu kapan beritanya mas..terutama di kec klambu? biar aq bisa kasih tau kbr orang rumah dan tetangga...

_________________
www.theonline-business.com
www.thetrueliving.com


Top
 Profile  
 

PostPosted: 29 Apr 2008 19:01 
Ketua RW Virtual
Ketua RW Virtual
User avatar
Offline

Joined:20 Apr 2008 08:18
Posts:258
Location: Purwodadi
Beritanya Baru minggu kemarin. flu burung sebenarnya tidak menakutkan. Asalkan memperlakukan unggas yang mati dg baik, maksudnya jangan membuangnya sembarangan, terutama jangan ke sungai. Karena akan menyebarkan penyakit ini. Lebih dikubur dan dibakar. Dan kita menjaga kebersihan diri, selalu pake alas tangan dan Penutup hidung ketika kontak dgn unggas mati. Selalu mencuci tangan dengan sabun, dan menyemprot kandang secara rutin dgn desinfektan (deterjen bisa)


Top
 Profile  
 

PostPosted: 29 Apr 2008 19:05 
Ketua RT Virtual
Ketua RT Virtual
User avatar
Offline

Joined:07 Apr 2008 01:45
Posts:181
Location: Jogja-Purwodadi
OK mas makasih infonya...sring2 kash kbar seputar perwodadi ya mas...

_________________
www.theonline-business.com
www.thetrueliving.com


Top
 Profile  
 

PostPosted: 05 May 2008 15:59 
Ketua RT Virtual
Ketua RT Virtual
Offline

Joined:21 Apr 2008 21:02
Posts:177
wah ..jadi takut juga kalau sering-sering makan ayam yha...trus gimana tuh membedakan (di supermarket) antara daging ayam potong yang sehat dengan exs flu burung...apalagi yg sudah beku susah juga dong!.


Top
 Profile  
 

PostPosted: 05 May 2008 17:10 
Ketua RT Virtual
Ketua RT Virtual
User avatar
Offline

Joined:07 Apr 2008 01:45
Posts:181
Location: Jogja-Purwodadi
Wah kurang tahu mas klu untuk daging yang sdah beku, gak pernah beli d supermarket sih...
Klu seara umumnya sihbisa dilihat dari tekstur daging itu sendiri,apakah lembek atau tidak..katakanlah seperti daging glonggong mungkin...kurang tahu juga sih aq nie... :D :D :D :D

_________________
www.theonline-business.com
www.thetrueliving.com


Top
 Profile  
 

PostPosted: 05 May 2008 19:40 
Ketua RW Virtual
Ketua RW Virtual
User avatar
Offline

Joined:20 Apr 2008 08:18
Posts:258
Location: Purwodadi
Sebenarnya kita jangan takut makan daging ayam, karena daging ayam kalo sudah di masak maka virusnya sudah mati, sehingga sudah aman di konsumsi. Kalo disupermaket bisa dipastikan aman dari penyakit. Karena penyeleksian penyuplai daging ayam disupermaket pasti sangat ketat. Yang dikawatirkan adalah di pasar tradisional. Karena rawan pencampuran dengan daging ayam bangkai, daging ayam formalin dan daging ayam suntikan air. Daging bangkai jelas terlihat warnanya pucat, kebiruan/kehijauan, dan cepat layu Trus pembuluh darahnya masìh berwarna merah karena darah tidak keluar. Biasanya terlihat di paha dalam. Kalo daging ayam berformalin biasanya terlihat kenyal, licin dan yang pasti tidak dihinggapi lalat (daging ayam normal pasti dihinggapi lalat). Kalo daging ayam suntikan jelas kalo dipegang lunak, biasanya dipaha dan di dada. Trus cepat layu dan kalo dimasak susut bobotnya pasti banyak.

_________________
Manusya Mriga Satwa Sewaka


Top
 Profile  
 

PostPosted: 05 May 2008 20:19 
Ketua RT Virtual
Ketua RT Virtual
Offline

Joined:21 Apr 2008 21:02
Posts:177
trus penyebaran virus penyakit itu gimana (preventif kita)..takutnya milih dengan megang-megang ayam ...eh malah ketularan...trus bener nggak tuh..katanya ada jenis virus flu yang dalam bentuk tertentu tahan terhadap panas...trus sampai berepa lama kita harus merebus daging ayam..


Top
 Profile  
 

PostPosted: 05 May 2008 21:58 
Ketua RW Virtual
Ketua RW Virtual
User avatar
Offline

Joined:20 Apr 2008 08:18
Posts:258
Location: Purwodadi
Virus ini menular lewat aerosol dan droplet, kontak langsung dengan unggas, bahan tercemar virus, dan lendir/exudat dari unggas yang terkena virus. Preventifnya ya jangan dekat2 unggas yang tertular. Jaga kebersihan diri (cuci tangan dg sabun setelah kontak dg unggas), Makan daging dan telur yg telah dimasak, segera periksa ke dokter jika mengalami gejala flu disertai sesak nafas. Pada dasarnya virus ini bisa mati dg desinfektan dan sinar matahari (panas). Virus akan lebih tahan hidup lama pada suhu yang lembab dan pada kotoran/feces unggas. Memasak pada suhu 80 derajat selama 1 menit. Kalo sudah mendidih berarti lebih dari 100 derajat.

_________________
Manusya Mriga Satwa Sewaka


Top
 Profile  
 

PostPosted: 06 May 2008 17:43 
Moderator
Moderator
User avatar
Offline

Joined:15 Jan 2007 15:46
Posts:642
Location: Cilincing--North Jakarta
kalo penularan antar unggas sendiri gimana, kok daerah yang sebelumnya gak ada kabar flu burung tau2 ada aja disana.. dengan kata lain gimana sih sebab awal unggas kena flu burung..


Top
 Profile  
 

PostPosted: 06 May 2008 18:57 
Ketua RW Virtual
Ketua RW Virtual
User avatar
Offline

Joined:20 Apr 2008 08:18
Posts:258
Location: Purwodadi
Kalo penularan antar unggas, bisa melalui dua cara. Yaitu penularan langsung dan penularan tidak langsung. Penularan langsung terjadi jika unggas kontak langsung dengan ayam yang sakit/mati, bisa lewat cairan/lendir/exudat dari mata, hidung dan mulut unggas sakit, juga bisa lewat kotoran dari unggas sakit/mati. Penularan tidak langsung bisa terjadi lewat aerosol/udara tercemar, pernafasan berasal dari kotoran/bahan tercemar, dari unggas liar yang bermigrasi, penularan lewat kendaraan yang tercemar, perlengkapan/peralatan peternakan, manusia, dan masih banyak yang lainnya. Tapi penyebab yang signifikan yang mengakibatkan virus FB ini menyebarluas di grobogan adalah kebiasaan membuang bangkai ayam disungai, menjual ayam mati/sakit ke pasar, kemudian pedagang ayam dari pasar membawa ayam sakit berkeliling kampung pulang ke rumahnya. Dirumahnya ayam tsb mati, dan menular ke tetangganya. Dan masih banyak yang lainnya.

_________________
Manusya Mriga Satwa Sewaka


Top
 Profile  
 

PostPosted: 09 May 2008 22:21 
Ketua RT Virtual
Ketua RT Virtual
User avatar
Offline

Joined:07 Apr 2008 01:45
Posts:181
Location: Jogja-Purwodadi
Perkembangan flu burung di Grobogan akhir2 nie gmn ya?? kasih tahu bagi siapa saja yang tahu...

_________________
www.theonline-business.com
www.thetrueliving.com


Top
 Profile  
 

PostPosted: 12 May 2008 18:43 
Ketua RW Virtual
Ketua RW Virtual
User avatar
Offline

Joined:20 Apr 2008 08:18
Posts:258
Location: Purwodadi
Pada unggas, tambah merajalela. Pergantian Musim biasanya outbreak

_________________
Manusya Mriga Satwa Sewaka


Top
 Profile  
 

PostPosted: 12 May 2008 21:31 
Ketua RT Virtual
Ketua RT Virtual
User avatar
Offline

Joined:07 Apr 2008 01:45
Posts:181
Location: Jogja-Purwodadi
Waduhhh...kudu siap2 ke siaga 1 nie kayaknya...

_________________
www.theonline-business.com
www.thetrueliving.com


Top
 Profile  
 

PostPosted: 13 May 2008 13:19 
Kepala Dusun Virtual
Kepala Dusun Virtual
Offline

Joined:28 Dec 2007 16:26
Posts:530
Location: Jakarta
wah ternyata grobogan juga ada yang kena penyakit flu burung

ya mudah2 g menyebar
tetap jaga kebersihan kadang ayam dan cintai lingkungan sekitar


Top
 Profile  
 

PostPosted: 16 May 2008 14:22 
Warga Senior
Warga Senior
Offline

Joined:15 May 2007 14:47
Posts:143
Location: BOGOR
--pastinya ibu "vet" yang lebih tahu nie.....[/quote]

Bu "Vet" siapa ya??


Top
 Profile  
 

PostPosted: 19 May 2008 23:44 
Ketua RT Virtual
Ketua RT Virtual
Offline

Joined:21 Apr 2008 21:02
Posts:177
wah ..aku wis nunggu postinganmu mbak.., ini kan duniamu ...dr awal sampai akhir dong, biar dapat untuk pegangan..ok!


Top
 Profile  
 

batasan penanganan Flu burung
PostPosted: 20 May 2008 03:55 
Warga Senior
Warga Senior
Offline

Joined:06 May 2008 19:30
Posts:102
Location: Jakarta Selatan
aku nduwe adik Ir Peternakan, kerjo ono dinas Peternakan Pemkab Grb, lan kebenaran ing forum iki ono 2 orang "Vet". Supoyo ora salah informasi sing tak tompo mengenai Flu Burung mulo aku nduwe pitakon :
1. Sampai sejauh mana batasan penanganan masalah flu burung antara
disiplin peternakan dan drh .
2. Penanganan flu burung , menurut anda berdua (yg merasa Vet/UGM/IPB) bagaimana sih selengkapnya (kronologisnya).

_________________
Tut Wuri Handayani


Top
 Profile  
 

PostPosted: 20 May 2008 06:41 
Ketua RW Virtual
Ketua RW Virtual
User avatar
Offline

Joined:20 Apr 2008 08:18
Posts:258
Location: Purwodadi
Siapa adiknya pakdhe?

_________________
Manusya Mriga Satwa Sewaka


Top
 Profile  
 

PostPosted: 20 May 2008 17:45 
Warga Senior
Warga Senior
Offline

Joined:06 May 2008 19:30
Posts:102
Location: Jakarta Selatan
dia Ir. Hastriyani (yantut), mungkin teman/anak buah Mas Yoto, tolong dibina yha.. trims.

_________________
Tut Wuri Handayani


Top
 Profile  
 

PostPosted: 21 May 2008 19:57 
Ketua RW Virtual
Ketua RW Virtual
User avatar
Offline

Joined:20 Apr 2008 08:18
Posts:258
Location: Purwodadi
Ooooo.................mbak Has yah...! Menjawab pertanyaan pakdhe, dalam menangani kasus AI kalo menurut pendapat saya tidak perlulah dibatasi antara peran Ir. Peternakan dengan drh. Malah dengan mereka bekerjasama dan bersinergi, maka Akan mempermudah penanggulangan penyakit ini. Seperti di Demak, drh.nya hanya satu thok. Kalo tidak bekerjasama dgn sarjana yg lain, apa bisa menanggulangi sendiri? Toh, mereka Juga telah dilatih untuk penanganan penyakit ini. Untuk pertanyaan yang kedua : Penanganan penyakit AI kalo secara kronologis, Tuh tergantung pada SIKON dan kebijakan dinas masing2. Tetapi kalo secara idealnya, kalo terjadi kematian unggas di suatu desa. Maka tindakan pertama adalah membakar dan menguburkan unggas yang mati, melakukan depopulasi dan pemusnahan unggas dalam radius 1 km, melakukan tindakan biosekuriti di radius 1 km, mengkarantina unggas agar tidak keluar dari desa (alias dilarang menjual), melakukan advokasi terhadap masyarakat sekitar (Public awarness), dan melakukan monitoring Sampai wabah berakhir. tapi yang paling penting adalah kesadaran dan peran serta masyarakat dalam ikut menanggulangi penyakit AI.

_________________
Manusya Mriga Satwa Sewaka


Top
 Profile  
 

PostPosted: 23 May 2008 17:21 
Moderator
Moderator
User avatar
Offline

Joined:08 Apr 2006 13:23
Posts:804
Location: BANJARMASIN ~ The City of a thousand river
Soejoto wrote:
Ooooo.................mbak Has yah...! Menjawab pertanyaan pakdhe, dalam menangani kasus AI kalo menurut pendapat saya tidak perlulah dibatasi antara peran Ir. Peternakan dengan drh. Malah dengan mereka bekerjasama dan bersinergi, maka Akan mempermudah penanggulangan penyakit ini. Seperti di Demak, drh.nya hanya satu thok. Kalo tidak bekerjasama dgn sarjana yg lain, apa bisa menanggulangi sendiri? Toh, mereka Juga telah dilatih untuk penanganan penyakit ini. Untuk pertanyaan yang kedua : Penanganan penyakit AI kalo secara kronologis, Tuh tergantung pada SIKON dan kebijakan dinas masing2. Tetapi kalo secara idealnya, kalo terjadi kematian unggas di suatu desa. Maka tindakan pertama adalah membakar dan menguburkan unggas yang mati, melakukan depopulasi dan pemusnahan unggas dalam radius 1 km, melakukan tindakan biosekuriti di radius 1 km, mengkarantina unggas agar tidak keluar dari desa (alias dilarang menjual), melakukan advokasi terhadap masyarakat sekitar (Public awarness), dan melakukan monitoring Sampai wabah berakhir. tapi yang paling penting adalah kesadaran dan peran serta masyarakat dalam ikut menanggulangi penyakit AI.


pak, apakah bisa dijelaskan apa itu biosekurity dan depopulasi

_________________
http://arfanhy.blogspot.com
Image


Top
 Profile  
 

Display posts from previous:  Sort by  
Post new topic This topic is locked, you cannot edit posts or make further replies.  [ 27 posts ]  Go to page 1, 2  Next

All times are UTC + 7 hours


  Who is online

Users browsing this forum: No registered users and 1 guest


You cannot post new topics in this forum
You cannot reply to topics in this forum
You cannot edit your posts in this forum
You cannot delete your posts in this forum
You cannot post attachments in this forum

Search for:
Jump to:  
cron
Style by web designer custom , optymalizacja seo pozycjonowanie stron pozycjonowanie
Powered by phpBB © 2000, 2002, 2005, 2007 phpBB Group